You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
17.472 Hewan Kurban di Jakbar Dinyatakan Sehat
photo Folmer - Beritajakarta.id

17.472 Hewan Kurban di Jakbar Dinyatakan Sehat

Dari 17.889 hewan kurban yang telah diperiksa oleh Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat, sebanyak 17.472 dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk dikurbankan.  

 Tercatat 62 hewan kurban dinyatakan sakit, enam cacat dan 349 dinyatakan kurang umur.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumay mengatakan, pemeriksaan dilakukan sejak 18 hingga 30 Agustus di 311 tempat penampungan yang tersebar pada delapan kecamatan. 

817 Petugas Dikerahkan Saat Pemotongan Hewan Kurban

Ia mengatakan, sebanyak 17.889 ekor hewan kurban yang telah diperiksa terdiri dari 3911 sapi, 102 kerbau, 12.697 kambing dan 1.172 domba. 

"Dari hasil pemeriksaan tercatat 62 hewan kurban dinyatakan sakit, enam cacat dan 349 dinyatakan kurang umur. Jadi dari 17.889 ekor hewan kurban yang telah diperiksa, 17.472 hewan dinyatakan sehat," ujarnya, Kamis (31/8).

Maysawitri menambahkan, tim pemeriksa memberikan tanda stiker ke seluruh hewan kurban yang telah dinyatakan sehat dan layak dijual. Sementara hewan kurban yang sakit, kurang umur dan cacat diberi tanda silang merah. 

"Warga diimbau membeli hewan kurban yang telah diberikan tanda stiker oleh tim pemeriksa kesehatan hewan," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati